
Wedang ronde adalah salah satu minuman tradisional yang saat ini mudah kita temui di Jogya, terutama disekitar alun alun selatan dan di malioboro. Biasanya wedang ini disajikan pada malam hari , karena jahe yang ada didalammya membuat badan kita jadi hangat lagi... apalagi kalo hujan .. minum wedang ronde jadi nikmat. Dan kalau anda ingin menikmati ngga perlu menunggu penjual ronde... buat sendiri ngga sulit koq
Bahan:
Tepung Ketan 250 gram.
Jahe 1 bh., memarkan.
Sereh 2 btg, memarkan.
Kacang goreng tanpa kulit.
Air 1 lt.
Gula pasir secukupnya.
Cara Membuat:
Membuat wedang: Rebus air dengan gula, sereh dan jahe, sampai mendidih, matikan api.
Uleni tepung ketan dengan air matang hangat sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk.
Dibagi 3 bagian satu tetap putih, yang satu bagian warnai merah sedikit, satu warnai hijau (daun suji dan daun pandan ditumbuk beri air sedikit disaring). Lalu bentuk sebesar biji kelereng.
Didihkan air dalam panci. Masukkan bulatan-bulatan tepung ketan atau ronde masak sampai mengapung angkat.
Masukkan bulatan ronde ke dalam air wedang.
Cara penyajian: Hidangkan dalam mangkuk ronde ditaburi dengan kacang goreng.
Sedap dan hangat apalagi waktu musim hujan!



