Rabu, 09 Juli 2008

Wedang Ronde


Wedang ronde adalah salah satu minuman tradisional yang saat ini mudah kita temui di Jogya, terutama disekitar alun alun selatan dan di malioboro. Biasanya wedang ini disajikan pada malam hari , karena jahe yang ada didalammya membuat badan kita jadi hangat lagi... apalagi kalo hujan .. minum wedang ronde jadi nikmat. Dan kalau anda ingin menikmati ngga perlu menunggu penjual ronde... buat sendiri ngga sulit koq



Bahan:

Tepung Ketan 250 gram.

Jahe 1 bh., memarkan.

Sereh 2 btg, memarkan.

Kacang goreng tanpa kulit.

Air 1 lt.

Gula pasir secukupnya.

Cara Membuat:

Membuat wedang: Rebus air dengan gula, sereh dan jahe, sampai mendidih, matikan api.

Uleni tepung ketan dengan air matang hangat sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk.

Dibagi 3 bagian satu tetap putih, yang satu bagian warnai merah sedikit, satu warnai hijau (daun suji dan daun pandan ditumbuk beri air sedikit disaring). Lalu bentuk sebesar biji kelereng.

Didihkan air dalam panci. Masukkan bulatan-bulatan tepung ketan atau ronde masak sampai mengapung angkat.

Masukkan bulatan ronde ke dalam air wedang.

Cara penyajian: Hidangkan dalam mangkuk ronde ditaburi dengan kacang goreng.

Sedap dan hangat apalagi waktu musim hujan!

Jumat, 20 Juni 2008

Serba - serbi seputar Jamur



Jamur termasuk jenis bahan makanan yang banyak penggemarnya, karena tekstur dan rasanya tak kalah dengan daging ayam. Jenisnya beragam dan luwes direka-reka menjadi berbagai masakan yang istimewa dan lezat.
Tekstur jamur lunak dan mudah rusak sehingga perlu penanganan yang ekstra hati-hati. Sekarang di pasaran sudah banyak juga dijual jenis jamur yang dikeringkan. Jamur yang segar dan kering sama-sama lezatnya, asal diolah dan ditangani secara tepat. Agar tidak kecewa oleh hasil olah jamur, ada serba-serbi yang harus Anda perhatikan:

Menyimpan jamur:
Jika membeli jamur segar dalam jumlah yang banyak dan tidak habis dimasak sekaligus, maka simpan jamur dengan hati-hati. Caranya: Bungkus jamur dalam kantong kertas, lalu masukkan dalam kantong plastik dan jangan ditutup. Dengan cara ini jamur dapat tahan disimpan selama 1 minggu di dalam lemari pendingin.

sumber : http://www.hanyawanita.com/

Minggu, 01 Juni 2008

Wedang Angsle


Wedang angsle adalah salah satu minuman tempo doeloe yang banyak kita jumpai di kota Malang, biasa pedagang angsle ini berjualan pada sore hari . Udara dingin kota Malang membuat wedang angsle ini cukup nikmat dan membuat badan jadi hangat. Kalo anda ingin menikmati wedang ini sekarang , bisa loh... cara buatnya tidak sulit.


Bahan wedang angsle :
10 bj putu mayang
4 lb roti tawar , potong 1 x 1 cm
75 gr pacarcina , rebus matang siram air lalu tiris
100 gr kacang hijau , rebus lalu tambah gula.

Kuah santan :
1 liter santan cair.
150 gr gula pasir
40 gr jahe emprit, kupas dan memarkan.
3 lbr daun pandan
garam secukupnya

Caranya :
Didihkan semua bahan untuk kuah santan diatas api sedang, aduk pelan pelan , jangan sampai kuah santan pecah. Setelah matang sisihkan.

Lalu ambil mangkuk isi dengan 2 bj putu mayang, beberapa potong roti tawar , 1 sdm pacar cina, dan 1 sdm kacang hijau rebus, lalu siram dengan kuah santan.

Rabu, 14 Mei 2008

Sate Ikan ala Bali


Kalo kita liburan ke Bali , pasti dong pernah nyobain Sate Ikan atau Sate Lilit , rasanya tidak kalah dengan sate ayam ,atau sate yang lain. Dinamakan sate lilit karena cara memasaknya berbeda dengan cara memasak sate biasa. Kalo sate biasa daging yang sudah diolah kita tusuk ke lidi , tapi yang ini adonan ikannya kita lilitkan .



Bahan Sate Ikan ala Bali :
300 gr tenggiri dan 1oo gr udang haluskan,
150 ml santan
4 lbr daun jeruk iris halus,
1 sdt garam,
1/2 sdt gula,
1/4 sdt asam + 1 sdm air
20 bj tangkai serai / lidi sate.

Bumbu :
6 bj bw merah, 2 bj bw putih, 3 cabe merah , 1 cm kunir, 1 cm jahe
6 bj kemiri sangrai, 1/2 sdt ketumbar , 4 cm serei.

Cara membuat :
  1. Aduk ikan , udang dan bumbu halus, ratakan lalu tambah santan, daun jeruk, gula, asam, dan garam, tambahkan vetsin sedikit.
  2. Bagi adonan menjadi 20 bagian .
  3. Ambil 1 bagian lalu tempel di lidi / batang serai sepanjang 3cm , ratakan.
  4. Panggang atau oven selama 30 menit dengan suhu 90 derajat Celcius

Selasa, 06 Mei 2008

Speculas ala nenek


Kue ini salah satu dari kue favorit keluarga kami ,resep ini kami dapat dari nenek. Rasa dari spekulas yang tajam membuat kue ini jadi harum dan bisa disajikan sore hari bersama teh manis




Bahan :
Gula halus 750 gr ; Mentega 500 gr ;Telur 1 butir ;Soda kue 8 gr ;Garam 0,5 sdt ;Gula aren 100 gr ;Bumbu spekulas 60 gr; mete cincang 200 gr; Susu evaporated 100 gr ;tepung trigu 1250 gr; baking puder 3 gr

Cara :
1. Mentega, gula dan garam dikocok hingga mengembang.
2.Masukkan susu dan telor.
3.Masukan bahan bahan, kecuali mete cincang.
4.Setelah adonan jadi cetak dengan cetakan kue kering lalu beri mete cincang dan oven pada suhu 190 selama 20 menit.